Mengenal PAFI, Organisasi Farmasi Tertua di Indonesia

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia


Mengenal PAFI, Organisasi Farmasi Tertua di Indonesia - Beberapa waktu lalu, ceritanya saya mau membeli obat yang diresepkan oleh dokter di apotek dekat rumah. Saat saya masuk ke apotek tersebut, langsung disambut dengan senyuman ramah oleh sosok wanita cantik berambut panjang.


Awalnya, saya mengira dia mungkin hanya seorang pegawai, tetapi ternyata dia adalah ahli farmasi atau apoteker di sana. Tak lama kemudian terdengar suaranya yang lembut dan merdu saat dia menanyakan resep obat yang saya bawa dan keluhan apa yang saya rasakan.


Saya sedikit gugup saat memberikan resep obat kepadanya sambil menjelaskan semua keluhan yang saya rasakan. Yang bikin saya terkesan sama dia bukan hanya karena wajahnya yang cantik dan parfumnya semriwing, tapi juga karena pengetahuannya tentang komposisi dan dosis obat yang saya butuhkan. 


Dia juga menjelaskan secara rinci bagaimana cara mengonsumsinya dengan benar, serta memberi tahu saya tentang kemungkinan efek samping, interaksi dengan obat lain, dan bahkan memberikan saran tentang pola makan yang bisa membantu mempercepat pemulihan. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran seorang ahli farmasi dalam memastikan keselamatan dan efektivitas pengobatan bagi pasien.


Persatuan Ahli Farmasi Indonesia


Farmasi merupakan ilmu yang mempelajari tentang obat-obatan. Senyawa penyusun obat hingga mengolahnya menjadi obat yang layak untuk dikonsumsi dan penggunaan obat secara aman. Pekerjaan terkait farmasi hanya dapat dilakukan oleh Apoteker dan tenaga kefarmasian yang terdiri dari sarjana farmasi, ahli madya farmasi, analisis farmasi, asisten apoteker.


Apoteker dapat didefinisikan sebagai salah satu tenaga ahli di bidang kesehatan yang memberikan pelayanan kefarmasian. Tugas apoteker berhubungan dengan pengelolaan obat dan pelayanan obat. Salah satu caranya adalah dengan memberikan edukasi ke masyarakat.


Kang Putra, adakah organisasi yang menaungi ahli farmasi? Jawabannya ada. 


Untuk menghimpun tenaga ahli farmasi profesi Asisten Apoteker (AA) seluruh Indonesia, sekarang disebut Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK), maka dibentuklah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI).


Organisasi tersebut dibentuk secara nasional enam bulan setelah Proklamasi Negara Republik Indonesia. Lebih tepatnya pada tanggal 13 Februari 1946, bertempat di Hotel Merdeka Yogyakarta. Sebagai anggota dan pendiri yang berjasa, Zainal abidin terpilih menjadi Ketua PAFI pertama. 


PAFI merupakan organisasi farmasi tertua di Indonesia, bahkan Profesi Asisten Apoteker lebih dahulu muncul keberadaannya daripada profesi apoteker. Hal ini disebabkan karena pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, hanya pendidikan Asisten Apoteker yang mampu dijalankan, bahkan rintisannya harus dididik langsung di Negeri Belanda. 


Hingga saat ini Persatuan Ahli Farmasi Indonesia memiliki peran penting dalam memajukan bidang kesehatan masyarakat dan farmasi di Indonesia. PAFI tidak hanya menjadi sarana bagi para ahli farmasi untuk bersatu dan saling mendukung, tetapi juga menjadi panggung bagi advokasi dan perubahan positif dalam sistem kesehatan.


Dengan didirikan atas dasar nilai-nilai Pancasila dan semangat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, PAFI telah menetapkan beberapa tujuan utama, antara lain:


  • Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Mewujudkan Derajat Kesehatan yang Optimal bagi Masyarakat Indonesia.
  • Mengembangkan dan meningkatkan Pembangunan Farmasi Indonesia.
  • Meningkatkan Kesejahteraan Anggota.

PAFI Kubu Raya Kalimantan Barat



Tak hanya beroperasi di tingkat nasional, organisasi PAFI juga hadir di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya adalah PAFI Kubu Raya, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari komunitas farmasi di wilayah Kalimantan Barat.


Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kubu Raya hadir dengan misi yang sama, yaitu untuk mendukung pembangunan kesehatan masyarakat dan farmasi di tingkat lokal. Melalui berbagai kegiatan dan program, PAFI Kubu Raya aktif berkontribusi dalam meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat setempat.


Salah satu peran utama PAFI Kubu Raya adalah sebagai wadah untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antara para ahli farmasi. Melalui pertemuan rutin, seminar, dan pelatihan, PAFI memberikan wadah bagi para profesional farmasi untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik. Kolaborasi tersebut memungkinkan adopsi inovasi terbaru dalam praktik farmasi serta memastikan bahwa setiap anggota PAFI terus mengikuti perkembangan terkini dalam bidangnya.


Buat kalian yang ingin mengetahui lebih jauh tentang PAFI Kubu Raya dan berbagai kegiatan yang dilakukan di sana, kalian dapat mengunjungi website resminya di https://pafikuburaya.org/. Di sana, kalian akan menemukan informasi yang berguna mengenai program-program, kegiatan, serta berita terbaru seputar dunia farmasi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Terima kasih atas kunjungannya