29 Januari 2019

Ngadem Sejenak di Curug Cimahi

Curug Cimahi
Curug Cimahi
Solo traveling? Siapa takut. Rutinitas yang gitu-gitu saja membuat hidup jadi terasa membosankan dan suatu saat pasti menemukan puncak titik jenuh yang sesungguhnya. Disaat pikiran tak lagi nyaman dan nggak bisa bisa berpikir jernih, sebaiknya luangkan sedikit waktu untuk refreshing.

Piknik nggak harus jauh, yang penting happy dan bisa sejenak melupakan semua masalah yang mengganggu pikiran. Cari tempat wisata terdekat yang mudah dijangkau biar nggak terlalu capek dan tak makan waktu banyak.

Siang itu saya merencanakan tuk pergi ke tempat wisata Curug Cimahi yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.  Agak sedikit membingungkan karena namyanya Curug Cimahi, tapi lokasinya masuk dalam kawasan Kabupaten Bandung Barat. Hmmm...., nggak perlu dipikirin dech, ntar malah pusing.

Yupz, saya pergi sendiri sambil mengendarai sepeda motor. Kenapa pergi sendiri? Nggak ngajak teman atau mantan?

Ini efek bangun kesiangan, kalau ngajak orang lain pasti lama. Harus nunggu dulu, nyusun rencana dulu, dan masih banyak lagi hal yang menghambat waktu. Pergi sendiri kan, bisa lebih cepat. Ngebut? Iya, tapi nggak sepenuhnya ngebut. Tau sendiri kan, Bandung macet. Apa lagi arah Cimahi, kudu benar-benar sabar saat di jalan.

Singkat cerita, akhirnya saya tiba di tempat parkiran objek wisata Curug Cimahi yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Curug Pelangi. Sebelum masuk lokasi wisata, bayar tiket masuk dulu sebesar 15 ribu Rupiah. Kemudian jalan menuruni jalan menyerupai ratusan anak tangga yang menurun dan berkelok seperti ular.

Menurut informasi yang saya dapat, air terjun ini tingginya sekitar 87 meter dan berada di ketinggian 1050 meter di atas permukaan laut, Berjarak kurang lebih 10 kilometer dari Kota Cimahi ke arah Lembang, atau sekitar 20 kilometer dari Kota Bandung.  

Penampakan Curug Cimahi sudah terlihat dari kejauhan, rasa hati ingin secepatnya tiba di dekat air terjun. Namun nggak bisa jalan lebih cepat, maklum faktor "U", lutut sudah tidak bersahabat dibawa menuruni jalan securam itu.

Di pertengahan jalan bertemu segerombolan kera liar yang sedang mencari makanan. Mereka terkadang usil ngambil makanan milik pengunjung. Kera yang lucu tapi liar, saat mereka merasa terusik langsung marah sambil menunjukan giginya. Seram juga sich kalau lagi marah, lebih baik saya hindari dan melanjutkan perjalanan.

Setibanya di dekat air terjun, rasa lelah ini seakan hilang begitu saja terobati olek indahnya pemandangan. Tempat wisata ini sungguh menakjubkan. Cocok banget nich untuk liburan bareng keluarga, sahabat, rekan kerja, atau kekasih tercinta.

Suasana di sekitar curug Cimahi terasa sangat sejuk dan lembab. Di bagian bawahnya terdapat kolam alami yang bisa digunakan buiat main air, hihihi...., main becekan kayak anak kecil. Tapi tentunya bukan nyebur tepat dibawah tumpahan air terjunnya, karena sangat berbahaya. Kolam alam ini menjadi tempat favorit para pengunjung, banyak wisatawan yang bermain air dan juga berfoto ria. Ah...., saya juga jadi tergoda nich, nyemplung dulu bentar.

Saat saya berada di sekitar air terjun, pikiran menjadi nyaman dan tenang. Stress pun menghilang terbawa kabut tipis yang terbang terbawa angin. Tubuh jadi lebih segar dan bugar berkat suntikan kesejukan Curug Pelangi.

Curugnya indah, alamnya juga sejuk. Tapi, sayangnya saya datang sendirian, nggak ada yang fotoin dech. Ya beginilah nasib solo traveling, jajan pun sendirian. Oh iya, kalau kamu main ke Curug Cimahi, enggak perlu bawa bekal makanan karena di bawah juga ada warung yang menyediakan aneka jajanan. Kalau mau sholat juga ada mushola di dekat warung.

Lain kali saya akan datang lagi ke Curug Cimahi, tapi nggak mau datang sendiri lagi biar ada yang fotoin.

Terimakasih atas kunjungannya